Kamis, 25 Februari 2010

Koneksi Internet Murah Indosat 3.5G

Sebagai seorang blogger, terutama bagi yang berusaha untuk mendapatkan uang dari blognya, koneksi internet dapat dikatakan sebagai kebutuhan yang bersifat primer. Sayangnya, di Indonesia, seringkali pengembangan koneksi internet tersebut masih terpusat di daerah kota dalam suatu wilayah. Padahal, di kota tempat saya tinggal, Jogja, pasar bagi layanan koneksi internet cukuplah potensial, bahkan bagi beberapa tempat di luar wilayah Ring Road sekalipun. Saya sempat menanyakan perihal masalah ini ke provider internet non-seluler dan mereka mengutarakan kesusahan mereka untuk memperluas jaringan layanan koneksi internet mereka adalah masalah perijinan/birokrasi. Fiuh… kalo soal itu dibahas, nanti artikelnya jadi pekat dengan prasangka buruk nih, jadi mending langsung aja ke review koneksi internet murah Indosat 3.5G yach :D

Ketika saya membeli paket Bundling Indosat 3.5 seharga 1.2 juta pada akhir bulan September 2008, yang saya pikirkan saat itu adalah koneksi yang lebih handal daripada koneksi internet volume based 1 GB StarOne / Jagoan yang sudah menemani kegiatan online saya 1,5 tahun ini. Sekedar info, kecepatan koneksi internet StarOne sebesar 153 Kbps tersebut memiliki pembagian 78 Kbps download, dan 75 Kbps upload menurut metrik dari layanan SpeedTest.Net. Untuk browsing, walaupun terkadang terasa lambat, akan tetapi halaman yang kita buka cenderung akan terbuka dengan sempurna. Untuk download, bila koneksi internet StarOne sedang prima, kita bisa mendownload dengan kecepatan rata-rata hingga 24 Kbps :)

Nah, kebetulan karena saya membeli paket bundling modem 3G HSDPA Huawei E220 versi Indosat (CAUTION, modemnya di lock lho!), saya mendapatkan bonus berlangganan gratis layanan volume based mereka yang diklaim menggunakan kecepatan jaringan 3.6 MBps selama 3 bulan GRATIS. Lumayanlah, saya pikir cukup sepadan juga membeli modem yang di lock dengan bonus mencicipi cepatnya koneksi optimal mereka. Pada pertengahan Oktober, kartu pascabayar saya aktif, dan saya mulai menikmati koneksi internet Indosat 3.5G mereka. Hasil tes kecepatan SpeedTest.Net untuk koneksi indosat ini memberikan angka 2184 Kbps untuk download, dan 512Kbps untuk upload. Agak jauh dari 3.6 MBps memang, tapi untuk saya, kecepatan internet sebesar itu cukup fantastis *harganya juga fantastis kok ya*

Sebulan pertama adalah masa-masa online yang menyenangkan. Bahkan saking senangnya, saya sampai mempromosikan kehandalan produk internet Indosat pada beberapa teman. Namun, memasuki masa promosi ke pertengahan bulan ke-2. Saya mulai mendapati performa koneksi internet Indosat 3.5G ini mengalami penurunan drastis. Baik dari segi kecepatan dan maupun stabilitas koneksi. Puncak penurunan performa yang saya rasakan mulai terjadi pada akhir Desember 2008, dimana bahkan untuk koneksi Instant Messaging seperti Yahoo Messenger saja koneksi seringkali putus tanpa kita ketahui, apalagi untuk membuka blog teman-teman dan sekadar Join atau kirim message ke widget Google Friend Connect teman blogger yang sudah bergabung di widget Google Friend Connect saya. Jadi saya juga berniat untuk meminta maaf bila saya terkesan sombong dengan jarang sekali berkomentar di blog teman-teman yang dihosting di blogspot, karena seringkali komentar yang saya masukkan tidak terkirim ke server Google. Dan juga saya mengharap kemakluman dari teman-teman sekalian apabila sering mendapati saya sign in sign out di YM. Kerjaan koneksi internet Indosat itu :D

Keanehan lain dari koneksi Internet Indosat ini adalah bahwa semua elemen image dari halaman yang kita buka akan kita akses melalui server proxy 1.1.1, 1.1.2 atau 1.1.4. Hal ini kadang menjadi masalah bila kita hendak login di beberapa situs yang menggunakan captcha image verification yang tidak memberikan opsi ‘update code‘ sehingga gambar verifikasi yang muncul selalu tidak up to date. Dan juga, koneksi ini membuat saya buta dengan meta tag keywords dan description dari halaman web yang saya kunjungi, source dari halaman web yang saya buka juga seringkali menjadi tidak rapi karena kode CSS-nya dijadikan satu dengan halaman HTML-nya, meskipun halaman tersebut sudah me-link-an kode CSS-nya sebagai file eksternal. Jadi sedikit susah kalo mau menganalisis source code suatu situs :(

Saat ini saya sudah menggunakan layanan koneksi internet unlimited Indosat 3.5G yang memiliki kecepatan up to 256Kbps untuk kuota 2GB pertama. Dan yang saya rasa, performa dari koneksi ini tidak jauh lebih jelek dari performa koneksi up to 3.6MBps mereka pada akhir masa promosi mereka. Hal ini saya rasa sangatlah merugikan, terutama bagi mereka yang membayar koneksi internet non-unlimited mereka, dimana mereka membayar lebih mahal, tapi tidak mendapatkan perbedaan kecepatan yang signifikan. Dan hal ini membuat saya kehilangan opsi juga bila hendak meng-upgrade koneksi broadband saya dengan produk koneksi internet Indosat lainnya karena toh tidak memberikan perbedaan yang berarti.

Lain ceritanya dengan teman saya yang menggunakan internet IM2 unlimited di daerah jalan Wonosari. Di rumahnya ia hanya mendapatkan sinyal HSDPA sebesar kira-kira 20%, namun kecepatannya saya anggap luar biasa cepat, bisa download hingga 60Kbps. Alasannya, traffic dari daerah tersebut bisa dibilang sangat ‘longgar’, berbeda jauh dengan traffic dari daerah Condong Catur atau Jalan Kaliurang di dekat daerah saya yang terbilang crowded. Menurut saya hal ini bukanlah alasan yang bisa dimaklumi, seharusnya Indosat bisa melakukan prediksi dan pemetaan pelanggan layanan internet mereka serta menyiapkan infrastruktur yang memadai, bukan dengan terus memasarkan produk koneksi internet dengan kondisi jaringan yang tidak sesuai dengan rayuan surga promonya.

Tadinya saya sudah berpikir untuk berpindah ke Speedy untuk alternatif, akan tetapi saya dengar Telkom Speedy juga akan segera meluncurkan paket Internet Unlimited juga, jadi ya niat tersebut saya urungkan. Sepertinya segala hal yang berbau gratis, sepuasnya dan unlimited adalah hal yang membuat sebuah jaringan seluler di Indonesia menjadi jaringan dengan pelayanan yang buruk. Semoga hal ini bisa segera mendapat perhatian dan tidak berlarut-larut, agar tidak perlu membuat saya mengalami kebosanan dalam blogging

0 komentar:

Posting Komentar